LPK Momi Dukung Peningkatan Kompetensi UMKM di Sigi Melalui Pelatihan Digital Marketing

LPK Namomi, lembaga pelatihan dan pengembangan profesional di bidang pertanian, berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi UMKM di Kabupaten Sigi dengan menjadi narasumber dalam pelatihan Digital Marketing.(Foto: Asi Nurjanah Gumilang)

IDZONE, Kotarindau – LPK Mmi, lembaga pelatihan dan pengembangan profesional di bidang pertanian, berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi UMKM di Kabupaten Sigi dengan menjadi narasumber dalam pelatihan Digital Marketing.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sigi pada Rabu, 22 Mei 2024, di Kantor Desa Kotarindau, dan diikuti oleh 15 peserta UMKM terpilih.

Nur Alfianti, S.Pi., M.P., perwakilan dari LPK Momi, berbagi ilmu dan pengalaman tentang strategi digital marketing yang efektif untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk UMKM. Selain itu, Emil Salim Podungge, S.T., M.M., dari STMIK Bina Mulia Palu, juga hadir untuk membahas pemanfaatan platform digital dalam pemasaran produk.

Acara pelatihan ini dibuka oleh Ruliyanto Sipanawa, S.Sos., M.Ap., perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sigi. Dalam sambutannya, Ruliyanto menekankan pentingnya pelatihan ini dalam mendorong pertumbuhan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Sigi.

“Pelatihan ini sangat penting untuk membantu UMKM di Kabupaten Sigi agar dapat bersaing di era digital. Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan strategi digital marketing yang efektif dan meningkatkan daya saing produk mereka,” ujar Ruliyanto.

Pelatihan ini juga merupakan kolaborasi dengan Digiglo and Co, perusahaan rintisan yang fokus pada pengembangan strategi digital marketing untuk UMKM. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat program pelatihan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Sigi.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab dan diskusi yang hangat. Nur Alfianti, S.Pi., M.P., mengungkapkan rasa bangganya dapat berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM di Kabupaten Sigi.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan strategi digital marketing yang efektif dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar,” ujarnya.

LPK Momi berkomitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan UMKM, melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi.

“Kami percaya bahwa dengan memanfaatkan teknologi digital, UMKM di Kabupaten Sigi dapat meningkatkan produktivitas, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan pendapatan,” tutup Nur Alfianti.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Sigi, membantu mereka memahami dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis mereka dan mencapai kesuksesan.(asi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *